Presiden Prabowo juga menekankan bahwa MBG bukan sekadar program gizi, melainkan bagian dari strategi besar pemberantasan kemiskinan. Anak-anak yang tumbuh dengan gizi buruk, menurut Presiden, akan membawa dampak jangka panjang berupa rendahnya produktivitas, tingginya beban kesehatan, serta melemahnya daya saing nasional.
Karena itu, Presiden mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk tetap yakin bahwa mereka berada di jalan yang benar. Ia menegaskan bahwa pemimpin yang bertanggung jawab harus berani mengambil keputusan besar, meskipun menghadapi kritik dan risiko politik.
“Kita buktikan. Kalau niat kita bersih, niat kita tidak mencuri uang rakyat, kita berbuat untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa kita, keselamatan bangsa kita, kita tidak perlu ragu-ragu, kita tidak perlu sedikit pun gentar,” tegas Presiden.
Taklimat Awal Tahun di Hambalang memperlihatkan bahwa pemerintahan Prabowo menempatkan program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan Indonesia. Bagi Presiden, memastikan anak-anak makan dengan layak hari ini adalah langkah fundamental untuk membangun bangsa yang kuat, sehat, dan berdaulat.
