Pencegahan Dimulai dari FKTP
Dalam pendekatan VBHC, pengendalian penyakit jantung tidak hanya dilakukan ketika peserta sudah membutuhkan layanan lanjutan.
Penguatan di FKTP antara lain diarahkan pada pengendalian tekanan darah dan gula darah, pemantauan HbA1C secara rutin, peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan, serta pemantauan peserta yang memiliki risiko tinggi.
Langkah tersebut penting karena pencegahan dan pengendalian faktor risiko dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi kemungkinan peserta mengalami kondisi yang membutuhkan intervensi lebih kompleks.
Dengan demikian, pelayanan primer memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan perawatan peserta JKN.
Rumah Sakit Didorong Berorientasi Outcome
Transformasi layanan kemudian dilanjutkan pada tingkat rumah sakit. BPJS Kesehatan mendorong agar pelayanan jantung semakin berorientasi pada mutu dan hasil yang dirasakan pasien.
Sejumlah pendekatan yang dikembangkan mencakup pengambilan keputusan terpadu melalui Heart Team, tata laksana klinis sesuai pedoman, pemeriksaan Fractional Flow Reserve (FFR), serta staged revascularization.
