Malaka, RFC – Warga Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, mengungkapkan keresahan mereka karena Kepala Desa (Kades) Naas, VFS, akhir-akhir ini jarang terlihat beraktivitas di kantor desa. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan berdampak pada terganggunya pelayanan administrasi publik.
Sejumlah warga yang ditemui media ini mengaku bahwa dalam beberapa minggu terakhir, pelayanan administrasi berjalan lambat. Banyak urusan yang membutuhkan tanda tangan kepala desa atau keputusan langsung dari pimpinan desa menjadi tertunda.
“Sudah beberapa hari tidak kelihatan. Kami jadi bingung kalau ada keperluan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (16/10/2025).
Kondisi ini dianggap mengganggu aktivitas masyarakat, terutama dalam pengurusan dokumen penting seperti surat keterangan domisili, pengantar administrasi kependudukan, hingga surat rekomendasi program bantuan pemerintah.
Menurut warga, ketidakhadiran kepala desa juga berdampak pada koordinasi perangkat desa dan kelancaran program yang sedang berjalan. “Kalau kepala desa tidak di tempat, banyak hal tertunda, apalagi urusan yang harus disetujui langsung oleh beliau,” tambah warga lainnya.
