Example floating
Example floating
Ekonomi

MT II Kurang Terkendala, Benny Chandradinata Imbau Petani Maksimalkan Air Irigasi Usai Tinjau Bendung Benenain

Avatar photo
×

MT II Kurang Terkendala, Benny Chandradinata Imbau Petani Maksimalkan Air Irigasi Usai Tinjau Bendung Benenain

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
MT II Kurang Terkendala, Benny Chandradinata Imbau Petani Maksimalkan Air Irigasi Usai Tinjau Bendung Benenain

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Saat ini, saluran sekunder di sisi kiri Bendung Benenain masih menyuplai air untuk sejumlah jaringan, yakni Sekunder BNM (Naimana), BFM (Forekmodok), BBT (Betun), BKL (Kletek), dan BLK (Lakekun).

Sementara di sisi kanan, distribusi air mengalir melalui jaringan Sekunder BBSK (Besikama), BLO (Lakulo), dan BLF (Loofoun).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Menurut Benny, kondisi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk mendukung pengolahan lahan dan produksi pertanian pada MT II.

Baca Juga :  144 Siswa SMAN Malaka Barat Ikuti USBK, Sempat Terganggu Listrik Padam di Hari Pertama

“Sehingga, air irigasi yang tersedia perlu dimaksimalkan pemanfaatannya,” katanya.

Selain memaksimalkan penggunaan air, Benny juga mengimbau masyarakat, khususnya para petani, untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran irigasi.

Baca Juga :  Dari Rumah Reyot Menuju Hunian Layak, Kisah Syukur Anak Mama Yosefina Abuk di Biudukfoho

Ia mengingatkan agar saluran sekunder tidak dipenuhi sedimentasi maupun sampah yang dapat menghambat kelancaran distribusi air ke lahan pertanian.

Benny juga meminta masyarakat ikut melakukan pengawasan terhadap jaringan irigasi guna mencegah adanya pembobolan atau pengalihan saluran secara liar.

Baca Juga :  LKTD SMAN Halioan Resmi Dibuka, Kepsek Titip Tiga Pesan: Berani, Bijak dan Bertanggung Jawab

Menurutnya, tindakan tersebut dapat mengganggu distribusi air dan pada akhirnya merugikan petani lain yang juga membutuhkan pasokan air untuk lahan pertanian mereka.

Example floating