Ekonomi

FCE 2026, BI NTT Perluas Panggung Produk Unggulan dari Tenun hingga Kopi dan Kuliner

Reporter: Iin 
fce-2026-bi-ntt-perluas-panggung-produk-unggulan-dari-tenun-hingga-kopi-dan-kuliner
Adidoyo Prakoso (Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT) dan Reyza Lisembina Budiarjo (Analis Fungsi Pelaksanaan dan Pengembangan UMKM KI & Syariah/Manager KPw BI Provinsi NTT. Reformanews.com/Iin

Ia menyebut sejumlah komoditas dan produk potensial NTT yang dapat dikembangkan, antara lain kelor, produk kelautan, kopi, makanan dan minuman, serta berbagai produk wastra dan ekonomi kreatif lainnya.

Melalui FCE, Bank Indonesia ingin menghadirkan ruang yang lebih luas bagi produk unggulan NTT sekaligus memberikan tempat bagi berbagai produk inovatif yang lahir dari kreativitas masyarakat daerah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Salah satu inovasi yang akan ditampilkan adalah produk es krim berbahan kulit pisang yang dikembangkan oleh salah satu sekolah di Malaka. Produk tersebut disebut telah memperoleh penghargaan di tingkat Asia Pasifik sebagai produk inovatif.

“Ini untuk menunjukkan bahwa dari hal-hal yang kecil sekalipun, kita bisa melakukan inovasi. Dari hal-hal yang mungkin dianggap tidak penting, ternyata bisa digunakan,” kata Adidoyo.

Mendorong UMKM Naik Kelas

Analis Fungsi Pelaksanaan dan Pengembangan UMKM, KI dan Syariah sekaligus Manager KPw BI NTT, Reyza Lisembina Budiarjo, menjelaskan bahwa FCE 2026 dirancang sebagai wadah untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan potensi unggulan NTT.

Exit mobile version