Program ini diyakini akan membawa dampak besar dalam lima tahun mendatang. Selain meningkatkan hasil panen, masyarakat perbatasan juga dapat memperkuat ekonomi keluarga, mengurangi ketergantungan pada bahan pangan impor, serta mendorong Malaka menjadi daerah yang lebih mandiri.
Gaudentiana menegaskan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan semua pihak, baik pemerintah desa, tokoh masyarakat, maupun petani sendiri.
“Kita harus sama-sama menjaga dan mendukung program ini. Kalau semua berjalan baik, maka Malaka akan semakin maju, dan masyarakat tidak lagi kesulitan pangan,” ujarnya.
Keberpihakan SBS–HMS melalui program Pacul Tanah Gratis memberi optimisme baru bagi masyarakat Kobalima Timur. Program ini bukan hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi simbol transformasi pembangunan pro rakyat di Malaka.














