Fasilitas Umum – untuk mencegah aksi kriminalitas dan gangguan sosial;
Tempat Wisata – sebagai lokasi berkumpulnya masyarakat dan wisatawan;
Tempat Ibadah – yang menjadi pusat kegiatan umat Kristiani saat Nataru.
Untuk memperkuat pengamanan tersebut, Polres Malaka menyiapkan tiga pleton personel yang siaga di markas (Mako) Polres. Pleton ini akan menjadi kekuatan cadangan untuk diperbantukan apabila situasi di lapangan memerlukan penambahan personel secara cepat.
Pendirian Pos Pengamanan dan Pos Terpadu
Polres Malaka juga mendirikan sejumlah pos pengamanan untuk mempermudah monitoring dan koordinasi:
1. Pos Terpadu di PLBN – untuk memantau pergerakan orang dan barang di wilayah perbatasan;
2. Pos Pengamanan (Pos Pam) Pusat di Lapangan Betun – menjadi pusat komando pengamanan;
3. Pos Yan di Gereja Ebenhaizer dan Gereja St. Maria Fatima Betun – untuk memberikan rasa aman bagi umat yang melaksanakan ibadah.
Sinergi dengan TNI & Unsur Pemerintah
Kapolres menegaskan upaya tersebut bukan hanya melibatkan personel Polri. Pengamanan juga dibantu oleh:














