Berita

Jalan Tikus di Negeri Merdeka: Jeritan Warga Desa Lobus

Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
jalan-tikus-di-negeri-merdeka-jeritan-warga-desa-lobus
Jalan Tikus di Negeri Merdeka: Jeritan Warga Desa Lobus, Kabupaten TTS

Akses Jalan dan Masa Depan Desa
Ketiadaan jalan layak berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal. Potensi pertanian dan peternakan yang sebenarnya menjanjikan tak pernah berkembang maksimal. Investor lokal maupun luar daerah enggan masuk karena keterbatasan akses.

Lebih jauh, kondisi ini memperlebar kesenjangan antarwilayah. Desa Lobus tertinggal bukan karena warganya malas atau tidak produktif, melainkan karena negara gagal menyediakan prasyarat dasar pembangunan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Menunggu Tindakan, Bukan Janji
Memasuki tahun 2026, harapan warga Lobus sederhana: jalan mereka dibangun. Bukan sekadar ditimbun tanah atau batu, tetapi dikerjakan secara layak dan berkelanjutan.

“Kalau tahun ini tidak juga, kami tidak tahu harus berharap ke siapa lagi,” ujar Benyamin.

Jeritan warga Desa Lobus adalah pengingat keras bahwa kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan upacara dan slogan. Ia harus dirasakan sampai ke desa-desa terpencil, melalui akses jalan yang layak, adil, dan manusiawi. Tanpa itu, kemerdekaan akan terus terasa timpang, merdeka di pusat, tertinggal di pinggiran.

Exit mobile version