Example floating
Example floating
Berita

Jalan Rusak Parah, Warga Debululik: Kami Bayar Pajak, Tapi Pemerintah Tutup Mata

Avatar photo
×

Jalan Rusak Parah, Warga Debululik: Kami Bayar Pajak, Tapi Pemerintah Tutup Mata

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
jalan-rusak-parah

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Jalan Rusak Parah, Warga Debululik: Kami Bayar Pajak, Tapi Pemerintah Tutup Mata

Belu, RFC – Kondisi jalan di Wesain, Desa Debululik, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, kian memprihatinkan. Jalan ini merupakan satu-satunya akses keluar-masuk warga, namun kondisinya jauh dari kata layak. Bertahun-tahun rusak, hingga kini belum tersentuh perbaikan berarti.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Pantauan reformanews.com di lokasi, Selasa (13/1/2026), menunjukkan jalan berubah menjadi kubangan lumpur, berlubang, dan licin. Kendaraan roda dua maupun roda empat nyaris tak mampu melintas. Saat hujan turun, jalan tersebut menyerupai sungai kecil bercampur lumpur, yang membahayakan keselamatan siapa pun yang melewatinya.

Baca Juga :  Transformasi Digital dan Masa Depan Kerja: Alarm Kesiapan Mahasiswa di Tengah Disrupsi Teknologi

Bagi warga Debululik dan desa-desa sekitarnya, jalan rusak bukan sekadar persoalan kenyamanan, melainkan persoalan hidup. Akses ekonomi terhambat, layanan kesehatan terganggu, dan mobilitas warga nyaris lumpuh.

Baca Juga :  Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua Sebut Pemkab Belu dan DPRD Alami “Krisis Kemanusiaan” Soal Jalan Rusak

Buruknya infrastruktur jalan berdampak langsung pada perekonomian warga. Hasil pertanian kerap gagal dipasarkan ke tingkat kecamatan maupun kabupaten karena tak ada pengendara yang berani melintas. Pedagang dari luar desa enggan masuk karena risiko kendaraan rusak atau terjebak lumpur.

Example floating