IMAPEN Kefamenanu Desak Aparat Usut Tuntas Kematian dr. Icha Pakaenoni, Soroti Dugaan Intimidasi Pejabat Publik
BELU, RFC – Ketua Umum Ikatan mahasiswa pelajar Nai’Benu (IMAPEN), Klaudius Yofandi Boik, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dr. Icha Pakaenoni. Ia meminta aparat penegak hukum mengusut secara tuntas seluruh pihak yang diduga mengetahui maupun memiliki keterkaitan dengan rangkaian peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya dokter muda tersebut.
Pernyataan itu disampaikan kepada Reformanews.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (27/6/2026).
Klaudius mengatakan, kepergian dr. Icha merupakan kehilangan besar bagi keluarga, dunia kesehatan, dan masyarakat Nusa Tenggara Timur. Ia menilai informasi yang beredar terkait dugaan depresi berat yang dialami almarhumah perlu ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum melalui penyelidikan yang profesional dan transparan.
“Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah dr. Icha Pakaenoni. Informasi yang beredar saat ini menyebutkan bahwa kematian dr. Icha sangat tragis dan diduga berkaitan dengan depresi berat yang dialaminya akibat intimidasi yang terus membayangi almarhumah hingga akhir hayatnya,” ujar Klaudius.
