Berita

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus

Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus
POTRET BEM STISIP FAJAR TIMUR ATAMBUA ( WILFRIDUS KALI)

 

“Setiap pagi mahasiswa harus berjuang mencari transportasi. Bahkan ada pengemudi ojek yang menolak mengantar mahasiswa ke kampus karena khawatir mengalami kecelakaan. Beberapa hari lalu, seorang dosen juga mengalami kecelakaan di ruas jalan tersebut. Ini bukan lagi soal kenyamanan, tetapi soal keselamatan,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

 

Wilfridus menilai pemerintah terkesan menutup mata terhadap persoalan yang sudah berulang kali disampaikan mahasiswa. Berbagai aspirasi dan keluhan yang telah disuarakan dinilai belum mendapat tindak lanjut yang nyata dari pemerintah daerah.

 

“Jalan ini sudah berkali-kali kami sampaikan kepada pemerintah. Namun, respons yang diberikan seolah-olah keluhan mahasiswa hanyalah angin lalu. Janji tanpa realisasi adalah bentuk pengabaian terhadap kepercayaan publik,” katanya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak sedang meminta belas kasihan dari pemerintah, melainkan menagih komitmen dan tanggung jawab terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses pendidikan yang layak.

Exit mobile version