Berita

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus

Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus
POTRET BEM STISIP FAJAR TIMUR ATAMBUA ( WILFRIDUS KALI)

 

“Jika janji yang pernah disampaikan kepada mahasiswa tidak ditepati, maka publik berhak mempertanyakan integritas, moralitas, dan tanggung jawab pemerintah dalam menjalankan amanah yang diberikan rakyat. Kepemimpinan tidak diukur dari banyaknya janji yang diucapkan, tetapi dari keberanian untuk menepatinya,” tegasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

 

BEM STISIP Fajar Timur Atambua juga memberikan peringatan kepada Pemerintah Kabupaten Belu agar segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki akses jalan menuju kampus. Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata, mahasiswa menyatakan siap melakukan konsolidasi besar-besaran dan kembali turun ke jalan untuk menyuarakan tuntutan mereka.

 

“Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada tindakan nyata dari pemerintah. Akses jalan yang layak adalah hak masyarakat dan penunjang utama bagi kelancaran pendidikan,” tutup Wilfridus.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Reformanews.com telah mengirimkan rilisan dan permintaan konfirmasi kepada Bupati Belu melalui pesan WhatsApp. Namun, sampai berita ini tayang, belum ada tanggapan atau klarifikasi resmi yang diberikan oleh Bupati Belu terkait tuntutan BEM STISIP Fajar Timur Atambua mengenai pembangunan dan perbaikan akses jalan menuju kampus.

Exit mobile version