Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua Bantah Klarifikasi dari perusahaan Faromas Timor, Soroti Dugaan Kelalaian Perusahaan terhadap Hak Pekerja
BELU, RFC – Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua, Melfridus Kali atau yang akrab disapa Fridus Kali, melontarkan kritik keras terhadap klarifikasi pihak perusahaan Faromas Timor terkait belum didaftarkannya sejumlah pekerja dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Pernyataan itu disampaikan Fridus melalui pesan WhatsApp pada Jumat (24/04/2026).
Sebelumnya, pihak perusahaan menyatakan bahwa kendala administrasi, terutama karena banyak pekerja belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), menjadi penyebab utama belum didaftarkannya para pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan. Namun Fridus menilai alasan tersebut tidak berdasar dan cenderung dijadikan pembenaran atas kelalaian perusahaan.
“Saya tegaskan, alasan itu tidak benar. Saya adalah mantan karyawan Faromas Timor dengan posisi sebagai helper, jadi saya tahu persis kondisi di dalam perusahaan. Mayoritas pekerja, khususnya helper, sudah memiliki KTP. Jadi persoalannya bukan pada kelengkapan administrasi pekerja, tetapi pada ketidakseriusan perusahaan dalam memenuhi kewajibannya terhadap tenaga kerja,” tegas Fridus.