Example floating
Example floating
BeritaPendidikan

Distribusi PPPK Guru di Malaka Berpotensi Masalah : Hak Guru Honor di SD Inpres Anametan Dirampas Berdalih Kebijakan Negara

Avatar photo
×

Distribusi PPPK Guru di Malaka Berpotensi Masalah : Hak Guru Honor di SD Inpres Anametan Dirampas Berdalih Kebijakan Negara

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Distribusi PPPK Guru di Malaka Berpotensi Masalah : Hak Guru Honor di SD Inpres Anametan Dirampas Berdalih Kebijakan Negara
Distribusi PPPK Guru di Malaka Berpotensi Masalah : Hak Guru Honor di SD Inpres Anametan Dirampas Berdalih Kebijakan Negara

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Distribusi PPPK Guru di Malaka Berpotensi Masalah : Hak Guru Honor di SD Inpres Anametan Dirampas Berdalih Kebijakan Negara

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Kebijakan pengangkatan dan pendistribusian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Malaka menuai sorotan. Pasalnya, kebijakan tersebut diduga berdampak pada hak dan keberlangsungan karier guru honorer, khususnya di SD Inpres Anametan, Desa Kereana, Kecamatan Botin Leobele.

Baca Juga :  Aktivitas Keluar Masuk Kendaraan Pengangkut Material di Umasukaer Dikeluhkan Pengendara

Tiga guru honorer di sekolah tersebut dilaporkan harus kehilangan peran sebagai wali kelas setelah masuknya guru PPPK. Padahal, ketiganya telah mengabdi selama kurang lebih 2 hingga 3 tahun dengan honor yang relatif kecil.

Baca Juga :  PMKRI Malaka Desak Pemda Bertindak: Jalan Rusak, Listrik Terbatas, Air Bersih Jadi Keluhan Warga Desa Naet

Kondisi ini berdampak langsung pada pemenuhan jam mengajar, yang berujung pada tidak tervalidasinya data mereka dalam sistem Informasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Info GTK). Akibatnya, peluang untuk memperoleh tunjangan sertifikasi pun terancam hilang.

Baca Juga :  Warga Resah! Kepala Desa Naas Jarang Masuk Kantor, Pelayanan Publik Terganggu

Dalam sistem tersebut, muncul berbagai keterangan seperti “jumlah jam mengajar tidak terpenuhi” hingga “mata pelajaran tidak linear dengan sertifikat,” yang semakin memperumit posisi guru honorer.

Example floating