Kasus ini, lanjut Melfridus, harus menjadi pengingat bahwa jabatan publik bukan alat untuk menonjolkan identitas politik pribadi, melainkan amanah untuk menjaga kepercayaan rakyat dan persatuan bangsa.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Reformanews.com masih berupaya mengonfirmasi kepada Theodorus Manehitu Djuang terkait dugaan tersebut guna memperoleh klarifikasi dan tanggapan resmi.













