Example floating
Example floating
Ekonomi

Irigasi Mati di Trans Kada, Petani Terancam Gagal Panen MT1, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Avatar photo
×

Irigasi Mati di Trans Kada, Petani Terancam Gagal Panen MT1, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Admin
Irigasi Mati di Trans Kada, Petani Terancam Gagal Panen MT1, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Irigasi Mati di Trans Kada, Petani Terancam Gagal Panen MT1, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Malaka, Reformanews.com – Kondisi irigasi yang tidak berfungsi di kawasan persawahan Trans Kada, Desa Lakekun, Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, dikeluhkan para petani. Situasi ini membuat mereka terancam gagal panen pada Musim Tanam Satu (MT1).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Melansir FaktahukumNTT.com (FHC), para petani mengaku saluran irigasi di wilayah tersebut hampir tidak pernah mengalirkan air secara normal.

Baca Juga :  Wendi Nahak Hadirkan 157 Beasiswa PIP untuk Anak Perbatasan RI–RDTL!

“Selama saya di sini, saluran irigasi ini hampir tidak pernah dialiri air. Air baru terlihat mengalir jika curah hujan sedang tinggi, yang sebenarnya merupakan air hujan itu sendiri,” ungkap salah satu petani saat ditemui awak media, Minggu (29/3/2026).

Baca Juga :  Proyek Miliaran Retak, Perbaikan Mulai Dikerjakan Saat Kadis PUPR Belum Merespons

Menurut pengakuan petani, pasokan air hanya tersedia saat musim hujan, sehingga mereka sangat bergantung pada kondisi cuaca. Sementara itu, curah hujan belakangan mulai tidak menentu, sehingga memperbesar risiko gagal panen.

Baca Juga :  Langkah Nyata YMTM: 8 Sapi Disalurkan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Warga Oenaek

Para petani juga menilai bahwa meskipun pengelolaan irigasi berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Malaka tetap memiliki tanggung jawab untuk berkoordinasi agar distribusi air dapat menjangkau seluruh area persawahan, termasuk di Trans Kada.

Example floating