Selain sambutan resmi, suasana visitasi dipenuhi aktivitas teknis: tim asesor meninjau ruang kelas, melihat kelengkapan dokumen kurikulum, observasi proses pembelajaran, hingga verifikasi sarana prasarana. Interaksi antara asesor dan guru berlangsung hangat namun serius; guru menjelaskan inovasi pembelajaran dan program pendukung siswa, sementara orangtua memberi testimoni singkat tentang perubahan positif yang dirasakan sejak penambahan fasilitas.
Penguatan budaya lokal menjadi salah satu catatan menarik dari visitasi ini. Seni pertunjukan gong dan tarian Likurai tidak hanya menyambut tamu, melainkan juga menegaskan peran sekolah sebagai pusat pelestarian budaya Malaka. Langkah ini mendapat apresiasi dari asesor sebagai bukti bahwa SMA Halioan memperkuat kompetensi kognitif sekaligus karakter dan identitas lokal siswa.
Menutup kegiatan, Drs. Yulius Seran Bria mengingatkan kembali bahwa hasil penilaian akan dilaporkan secara resmi setelah seluruh proses verifikasi selesai. Sementara itu, Kepala Sekolah Sisilia menegaskan kesiapan SMA Negeri Halioan untuk mengikuti seluruh rangkaian akreditasi dengan sikap terbuka dan kooperatif. “Kami siap mengikuti seluruh proses akreditasi. Ini bukti komitmen kami untuk meningkatkan mutu pendidikan anak-anak Halioan,” ujarnya.
