Menurutnya, pemerintah perlu memiliki keberanian menetapkan prioritas anggaran sehingga program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat dapat berjalan secara maksimal.
Ia mencontohkan, apabila diperlukan efisiensi di beberapa sektor, maka anggaran tersebut harus dialihkan untuk program yang benar-benar berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat.
Hugo menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan harus memiliki keberanian berpikir kritis terhadap setiap kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat. Menurutnya, politik yang dijalankan partai harus mampu melahirkan solusi, bukan sekadar menjadi ruang perebutan kekuasaan. Karena itu, setiap kader dituntut aktif mengawal kebijakan pemerintah agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya di daerah.
“Ketika kebijakan pusat menghambat transfer ke daerah, maka daerah ikut terdampak. Di sinilah tugas DPC, PAC, dan seluruh kader untuk memiliki nalar yang kritis, mampu mencari solusi, dan terus memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
