Sebagai bentuk dukungan nyata, forum juga menyerahkan sejumlah buku kepada siswa-siswi SMPN Forekmodok. Buku-buku itu bukan sekadar kumpulan kertas, tetapi benih ilmu yang hari ini ditanam untuk dipanen di masa depan.
Namun langkah Evi Seran tak pernah dibatasi oleh garis politik bernama daerah pemilihan. Meski lahir dari kepercayaan rakyat Dapil III, pengabdiannya tidak berhenti di sana. Baginya, penderitaan rakyat tidak mengenal batas dapil, dan pendidikan anak-anak Malaka tidak bisa dipagari oleh wilayah politik.
Ia melangkah dari satu pelosok ke pelosok lain, menembus jalan-jalan sunyi, menyapa sekolah-sekolah yang nyaris luput dari perhatian. Sebab bagi Evi, setiap sudut Malaka adalah rumah perjuangan, dan setiap anak adalah titipan masa depan yang wajib dijaga.
Jika sebagian orang hanya sibuk menjaga wilayah kekuasaan, Evi justru memilih menjaga harapan. Ia paham, menjadi wakil rakyat bukan tentang membatasi langkah pada peta dapil, tetapi memperluas pengabdian sampai ke titik-titik yang paling jauh.
