Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan maupun sektor strategis lainnya harus tetap menjadi perhatian negara. Namun ke depan, daerah juga perlu dipimpin oleh sosok yang mampu membangun kemandirian tanpa hanya bergantung pada dana pemerintah pusat.
Menurut Hugo, Kabupaten Malaka memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan ekonomi kerakyatan yang harus dikembangkan secara serius. Potensi tersebut membutuhkan pemimpin yang memiliki visi dan keberanian melahirkan inovasi pembangunan.
Ia bahkan menilai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury, memiliki berbagai gagasan pembangunan yang layak didorong untuk masa depan daerah.
“Ketua DPC Malaka memiliki banyak ide tentang pertanian dan peternakan. Pemimpin seperti inilah yang perlu didorong, karena ketika diberi amanah memimpin daerah, orientasinya harus benar-benar untuk rakyat,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Yunus Takandewa menegaskan bahwa perjuangan PDI Perjuangan saat ini adalah mengembalikan rasa keadilan dalam kebijakan anggaran pemerintah, terutama terkait Dana Desa.
