Pendidikan

Kunker DPRD Provinsi NTT Komisi V di SMAN Bateti Soroti Ketidakhadiran Kepala Sekolah dan Pengelolaan Dana BOS

Reporter: amor |  Editor: admin
Kunker DPRD Provinsi NTT Komisi V di SMAN Bateti Soroti Ketidakhadiran Kepala Sekolah dan Pengelolaan Dana BOS

Keluhan lain datang dari Oliva Hoar Nahak, S.Pd., guru Bahasa Inggris berstatus PPPK Paruh Waktu. Ia mengaku belum menerima honor sejak tahun 2023, meskipun dalam administrasi tercantum honor sebesar Rp232.000 per bulan. Menurut keterangannya, ia juga pernah diminta menandatangani kuitansi pembayaran untuk empat bulan, namun proses pencairannya baru dilakukan sekitar enam bulan kemudian.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Yohanis Petula, mengaku selama ini dirinya yang melakukan penilaian kinerja guru karena kepala sekolah tidak berada di sekolah. Ia juga menyampaikan bahwa Dana BOS tetap dicairkan, namun menurut keterangannya belum dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional sekolah. Akibatnya, berbagai kegiatan sekolah selama ini lebih banyak dibiayai menggunakan dana komite.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Pernyataan tersebut diperkuat Ketua Komite Sekolah, Simon, yang mendesak Pemerintah Provinsi NTT segera mengambil langkah tegas terhadap persoalan di SMAN Bateti. Menurutnya, sekolah membutuhkan kepemimpinan yang hadir, pengelolaan anggaran yang transparan, serta kepastian hak-hak guru agar proses belajar mengajar tidak terus menjadi korban.

Exit mobile version