“Terima kasih atas kerja sama dari anak-anak yang sudah terlibat dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan penghijauan hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menanam pohon, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi para siswa agar memiliki rasa cinta dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Kegiatan penanaman pohon ini sebagai pembelajaran cinta lingkungan bagi para peserta didik dan juga sebagai upaya penanggulangan tanah longsor di sekitar kita,” tambahnya.
Seluruh siswa mulai dari kelas I hingga kelas VI terlihat sangat antusias dan aktif menanam pohon gamal bersama para guru. Suasana penuh kebersamaan dan semangat terlihat saat para siswa bekerja sama menggali tanah dan menanam bibit pohon.
Salah seorang siswa kelas V, Varel Talelu, mengatakan bahwa kegiatan penghijauan ini sangat penting bagi masa depan dan keselamatan masyarakat, terutama bagi para siswa yang setiap hari melewati jalan tersebut menuju sekolah.
“Kegiatan penghijauan ini sangat penting bagi keberlangsungan kita ke depan. Kalau tanah longsor ini dibiarkan saja, kita akan sulit ke sekolah kalau sampai jalan ini putus total. Jadi semoga kegiatan hari ini membawa manfaat yang luar biasa untuk lingkungan alam,” ujarnya.
