Menariknya, sang istri yang juga menjabat sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri Halioan tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi juga mendampingi delapan orang PPPK paruh waktu dari sekolah tersebut yang turut menerima SK pada hari itu.
Di sela-sela kegiatan, Kepala Sekolah SMA Negeri Halioan tersebut menyampaikan dukungan dan rasa bangganya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung para tenaga yang telah menunjukkan dedikasi dan kesabaran dalam menjalani proses panjang ini.
“Saya mendukung penuh adik-adik saya, termasuk suami saya, yang hari ini menerima SK. Sebagai kepala sekolah, saya menyampaikan proficiat dan selamat kepada delapan orang pegawai saya yang hari ini resmi menerima SK,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta tampak mengikuti jalannya acara dengan penuh perhatian dan khidmat. Mereka mengenakan pakaian Korpri lengkap sebagai bentuk kedisiplinan dalam mengikuti agenda resmi pemerintah.
Suasana aula SMKN 1 Atambua terpantau tertib dan kondusif. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para pegawai paruh waktu dalam proses pengangkatan sebagai PPPK paruh waktu formasi 2025 di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT.
