Ia juga menyatakan langkah hukum terkait persoalan tersebut tetap berjalan.
Dalam pernyataannya, Denny meminta Gibran menunjukkan dokumen pendidikan yang dipersoalkan. Ia bahkan menyebut sejumlah konsekuensi politik dan hukum apabila dokumen tersebut tidak dapat ditunjukkan.
Siapa Lebih Dulu Membuktikan?
Polemik ini akhirnya menghadirkan pertanyaan baru.Heru Subagia menyatakan siap mencari dokumen pendidikan Gibran ke Solo. Di sisi lain, Denny Indrayana diminta membuktikan bahwa hadiah sayembara senilai Rp1,05 miliar tersebut benar-benar tersedia.
Kini publik tinggal menunggu siapa yang lebih dahulu memberikan pembuktian.
Heru mencari dokumennya, atau Denny menunjukkan duitnya? Bagi Heru, keduanya harus sama-sama terbuka dan dapat diverifikasi.
“Kalau memang serius, mari kita buktikan sama-sama. Saya mencari dokumennya, Denny siapkan hadiahnya,” pungkas Heru. (red)
