BI Tahan BI-Rate 5,75 Persen, Kredit Tumbuh 13,58 Persen Jadi Mesin Ekonomi
JAKARTA, RFC – Bank Indonesia mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur pada 18–19 Agustus 2026. Di balik keputusan tersebut, Bank Indonesia terus mendorong agar kebijakan moneter tidak berhenti pada stabilitas, tetapi diterjemahkan menjadi peningkatan kredit, likuiditas, transaksi digital, dan aktivitas sektor riil.
BI mempertahankan Deposit Facility 4,75 persen dan Lending Facility 6,50 persen. Kebijakan tersebut ditempatkan dalam bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Salah satu indikator yang menunjukkan aktivitas intermediasi perbankan masih bergerak adalah pertumbuhan kredit.
Pada Juli 2026, kredit perbankan tumbuh 13,58 persen secara tahunan, meningkat dari 12,67 persen pada Juni.
Peningkatan tersebut menjadi sinyal bahwa kebijakan makroprudensial longgar mulai berjalan seiring dengan kebutuhan pembiayaan perekonomian.
