“Karena saat itu waktu sudah menunjukkan pukul 23.10 WITA, rombongan tamu memang dalam kondisi sangat kelelahan setelah perjalanan. Kami memaklumi ketidaknyamanan yang dirasakan,” demikian pernyataan resmi manajemen Amaris Hotel Kupang.
Akui Ketidaknyamanan, Manajemen Sampaikan Permohonan Maaf
Manajemen menyadari bahwa persoalan pelayanan, terutama yang berkaitan dengan kesiapan kamar dan proses kedatangan tamu, dapat menimbulkan ketidaknyamanan apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.
Permohonan maaf pun disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab atas situasi yang terjadi. Pihak hotel mengaku telah bertemu langsung dengan perwakilan tim Universitas Airlangga untuk menyampaikan permohonan maaf, baik secara lisan maupun tertulis.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak disebut telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan menganggap permasalahan tersebut telah diselesaikan dengan sebaik-baiknya.
Penyelesaian ini menjadi titik penting setelah persoalan tersebut memicu kegaduhan dan perhatian publik. Meski demikian, klarifikasi mengenai duduk perkara tetap penting agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, tidak hanya berdasarkan potongan pemberitaan atau persepsi yang berkembang.
