Jerih Payah Belum Terbayar! Pekerja Proyek Bak Air di Kereana Tagih Hak Rp37 Juta
BELU, RFC – Sejumlah pekerja proyek pembangunan bak penampung air di Desa Kereana, Kecamatan Botin, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, mengeluhkan belum dibayarkannya upah kerja mereka oleh pihak kontraktor. Padahal, pekerjaan pembangunan bak penampung air tersebut diklaim telah selesai dikerjakan sesuai kesepakatan.
Keluhan itu disampaikan oleh kepala tukang proyek, Marito Marques. Ia mengatakan dirinya bersama tujuh orang pekerja lainnya telah menuntaskan pembangunan bak penampung air berukuran 5×5 meter sebagaimana yang tercantum dalam rencana pekerjaan.
Namun hingga kini, upah kerja yang tercantum dalam Rencana Anggaran Belanja (RAB) sebesar Rp37 juta belum juga dibayarkan oleh pihak kontraktor.
“Kami sudah kerja sampai selesai bangun bak penampung air ukuran 5×5 meter, tetapi sampai sekarang upah kerja kami belum dibayar oleh kontraktor. Sesuai RAB, upah kerja kami sebesar Rp37 juta,” kata Marito kepada Reformanews.com.
