Pasar Perbatasan Dinilai Mampu Dongkrak Ekonomi Rakyat Kabupaten Kupang
Oelamasi, RFC – Pasar sejak lama dikenal sebagai salah satu penggerak utama ekonomi rakyat di sebuah daerah. Namun hingga kini, sektor pasar di Kabupaten Kupang dinilai belum berkembang optimal sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Padahal, wilayah yang mengelilingi Kota Kupang—ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur—ini memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan hasil bumi lainnya. Banyak pihak bahkan menyebut Kabupaten Kupang sebagai “negeri susu dan madu” yang selama ini ikut menopang kebutuhan ekonomi di Kota Kupang.
Ironisnya, sebagian besar perputaran ekonomi dari hasil produksi masyarakat Kabupaten Kupang justru lebih banyak terjadi di Kota Kupang. Hasil pertanian, sayuran, buah-buahan hingga produk peternakan lebih sering dipasarkan di kota tersebut, sehingga perputaran uang tidak sepenuhnya dinikmati di wilayah Kabupaten Kupang.
Situasi ini memunculkan gagasan dari berbagai kalangan agar pemerintah daerah mulai mempertimbangkan pembangunan pasar perbatasan antara Kota Kupang dan Kabupaten Kupang. Kehadiran pasar di wilayah perbatasan diyakini dapat menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar.
