Pasar tersebut dirancang berbeda dari pasar-pasar tradisional yang selama ini ada di Kabupaten Kupang. Konsep pasar modern ini diharapkan mampu menjadi pusat perdagangan baru yang lebih tertata, bersih, dan mampu menampung berbagai komoditas hasil pertanian masyarakat.
Apabila pasar modern di Manusak berhasil dibangun, pemerintah daerah berharap para petani dari berbagai wilayah di Kabupaten Kupang dapat membawa hasil panen mereka untuk dipasarkan di lokasi tersebut.
Dengan demikian, Manusak dapat berkembang menjadi pusat distribusi hasil pertanian sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat lokal.
“Kita doakan agar proposal yang dibawa Bupati Kupang ke kementerian bisa dijawab tahun ini. Sehingga pembangunan pasar modern di Manusak dapat berjalan pada tahun depan,” kata Abineno.
Meski demikian, sejumlah kalangan menilai pembangunan pasar modern saja belum cukup untuk menjawab kebutuhan penguatan ekonomi di wilayah perbatasan.
Pasar perbatasan tetap dianggap penting sebagai strategi pemerataan ekonomi, terutama di kawasan yang berbatasan langsung dengan Kota Kupang. Dengan jarak yang lebih dekat bagi masyarakat kota, pasar tersebut berpotensi menarik arus belanja masyarakat agar tidak seluruhnya terserap ke pusat-pusat perdagangan di Kota Kupang.
