Ekonomi

IHSG Ditutup Melemah di Tengah Penguatan Bursa Asia

Reporter: Sandra |  Editor: Redaksi
IHSG

IHSG dibuka melemah dan terus bertahan di zona negatif sepanjang sesi pertama perdagangan. Kondisi ini berlanjut hingga penutupan sesi kedua, dengan IHSG tetap berada di teritori merah.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor mencatatkan kenaikan, dipimpin oleh sektor energi yang naik 0,94 persen, diikuti sektor properti dan teknologi yang masing-masing menguat 0,77 persen dan 0,59 persen.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Sementara itu, tujuh sektor lainnya melemah, dengan sektor infrastruktur mencatatkan penurunan terdalam sebesar 0,59 persen, diikuti sektor transportasi & logistik serta industri yang masing-masing turun 0,50 persen dan 0,44 persen.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar antara lain INPS, PYFA, TOBA, AWAN, dan DOID. Di sisi lain, saham-saham yang mengalami pelemahan signifikan meliputi GULA, TRON, LABA, MAYA, dan PMMP.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.253.966 transaksi dengan volume perdagangan mencapai 20,54 miliar lembar saham senilai Rp15,01 triliun. Sebanyak 346 saham naik, 312 saham melemah, dan 243 saham stagnan.

Untuk bursa saham regional Asia, indeks Nikkei naik 904,60 poin atau 2,32 persen ke 39.829,60, indeks Hang Seng melonjak 707,72 poin atau 3,55 persen ke 20.632,30, indeks Shanghai menguat 86,58 poin atau 2,89 persen ke 3.087,53, dan indeks Strait Times naik 22,98 poin atau 0,25 persen ke level 3.593,41.

Exit mobile version