Ekonomi

Dulu Dihantui Banjir, Kini Warga Oan Mane Nikmati Rasa Aman Berkat Tanggul

Dulu Dihantui Banjir, Kini Warga Oan Mane Nikmati Rasa Aman Berkat Tanggul

“Waktu itu, saya lebih memilih menyelamatkan empat ekor sapi peliharaan daripada jagung yang sudah dipanen,” kenangnya.

Menurut Helmut, banjir bandang kala itu tidak hanya mengancam permukiman dan hasil pertanian, tetapi juga menghadirkan bahaya lain, termasuk kemunculan buaya yang terbawa atau mengikuti aliran banjir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Pengalaman tersebut membuat masyarakat semakin memahami pentingnya infrastruktur pengendali banjir. Kini, keberadaan tanggul memberikan rasa aman bagi warga untuk kembali mengolah lahan, menanam jagung, dan membudidayakan sayur-sayuran demi memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mempertahankan penghasilan keluarga.

“Manfaat tanggul ini bukan hanya untuk menahan banjir. Kami juga sudah bisa menanam jagung dan mengolah lahan untuk menanam sayuran guna memenuhi kebutuhan sehari-hari,” jelasnya.

Helmut juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Malaka atas pembangunan tanggul di sejumlah titik rawan banjir. Ia berharap perhatian terhadap infrastruktur pengendali banjir terus berlanjut agar keselamatan masyarakat, permukiman, dan hasil pertanian semakin terlindungi.

Exit mobile version