Malaka, ReformaNews.com — Pembangunan tanggul di Desa Oan Mane, Kecamatan Malaka Barat, Kabupaten Malaka, telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tanggul yang dibangun pada tahun 2025, di era kepemimpinan Bupati Malaka dr. Stefanus Bria Seran, MPH, dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (SBS-HMS), dirasakan membantu mengurangi ancaman banjir sekaligus melindungi hasil pertanian warga.
Tokoh adat Desa Oan Mane, Helmut Nggebu, saat ditemui awak media pada Selasa (20/10/2026), mengatakan keberadaan tanggul membuat masyarakat merasa lebih aman, terutama ketika memasuki musim hujan dengan curah hujan tinggi.
“Tanggul ini sangat kuat. Musim kemarin kami tidak kebanjiran, hasil perkebunan kami pun aman,” ungkap Helmut.
Ia menjelaskan, sebelum tanggul dibangun, banjir kerap membawa kerugian bagi masyarakat yang menggantungkan hidup pada pertanian lahan kering, terutama tanaman jagung dan sayur-sayuran. Banjir tidak hanya mengancam permukiman, tetapi juga menghanyutkan hasil panen yang menjadi sumber penghidupan keluarga.
Helmut mengenang pengalaman pahit ketika dirinya bersama keluarga selesai memanen jagung. Hasil panen tersebut disimpan sementara di sebuah pondok dengan rencana akan diangkut ke rumah keesokan harinya melalui gotong royong bersama keluarga.
