Potret Kemiskinan di Malaka: Klara Seo Cu dan Harapan akan Rumah yang Layak
Malaka, Reformanews.com – Di sudut Dusun Fatuoni, Desa Seserai, waktu seolah berjalan lebih pelan. Di balik dinding bebak yang mulai lapuk dan atap yang menua dimakan musim, seorang nenek bertahan bersama harapan yang tak pernah ia lepaskan. Dialah Klara Seo Cu (65), yang menjalani hari-hari tuanya dalam kesederhanaan.
Pantauan media ini di lokasi pada Selasa, 3 Maret 2026, rumah yang ditempati Klara tampak jauh dari kata layak. Bangunan tersebut terbuat dari daun sagu dengan dinding bebak yang kini mulai rapuh dimakan usia.
Saat hujan turun, air kerap merembes dari atap dan membasahi bagian dalam rumah. Ketika angin kencang datang, dindingnya bergetar pelan. Di dalam gubuk sederhana itulah Klara memasak, beristirahat, dan memeluk cucunya agar tetap merasa aman.
Selama kurang lebih 11 tahun terakhir, Klara bersama cucunya tinggal di rumah tersebut. Sebagai seorang lansia tanpa penghasilan tetap, ia hanya mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara sederhana.
