“Kami ini hanya orang kecil, tidak punya banyak kekuatan. Yang bisa kami lakukan hanyalah berharap, semoga suatu saat ada perhatian,” ujarnya pelan.
Meski hidup dalam kondisi serba terbatas, Klara tetap tegar menjalani hari-hari. Harapannya sederhana: memiliki rumah yang lebih kokoh dan aman untuk ditempati bersama cucu tercinta.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising
Di usia yang kian menua, ia terus bertahan di balik dinding bebak yang rapuh. Sebab bagi Klara, selama harapan masih ada, kehidupan tetap harus dijalani dengan kesabaran dan doa.
