Feros Naiaki menegaskan bahwa suara yang disampaikan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat kecil di wilayah timur Indonesia yang menurutnya masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.
“Dari ujung timur perbatasan RI–RDTL, kami menyampaikan suara rakyat kecil demi keadilan dan kesejahteraan bersama dalam bingkai NKRI,” tutupnya.
