Gagasan ini penting bagi struktur ekonomi Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi membutuhkan lebih banyak perusahaan dengan kapasitas produksi besar, produktivitas tinggi, dan kemampuan menciptakan pekerjaan.
UMKM merupakan salah satu pintu masuk untuk menciptakan perusahaan-perusahaan tersebut.
Karena itu, kebijakan UMKM seharusnya tidak hanya bertujuan menjaga agar usaha kecil tetap hidup.
Tujuannya harus lebih jauh: menciptakan mobilitas usaha dari mikro menjadi kecil, kecil menjadi menengah, dan menengah menjadi perusahaan yang mampu bersaing secara nasional maupun global.
Berdaya Bersama-sama
Semangat Beudaya Meusare Sare—Berdaya Bersama-sama yang menjadi napas KKI 2026 menggambarkan kebutuhan tersebut.
UMKM tidak bisa tumbuh sendirian.
Mereka membutuhkan korporasi sebagai mitra pasar, bank sebagai sumber pembiayaan, pemerintah sebagai pembentuk ekosistem, teknologi sebagai pengungkit produktivitas, dan konsumen sebagai pasar.
Ketika seluruh unsur tersebut terhubung, intermediasi keuangan tidak lagi sekadar menjadi aktivitas menyalurkan dana.
