“Kita akan lewati ini sama-sama dan mudah-mudahan duka ini bisa kita sama-sama selesaikan dalam waktu yang tidak lama,” ujarnya.
Mengutip Pesan Fransiskus Subha
Dalam pernyataannya, Melki menyampaikan sebuah pesan yang dikutip dari penyair Indonesia Fransiskus Subha.
“Yang tertusuk padamu, berdarah padaku.”
Bagi Melki, kalimat tersebut memiliki makna kuat dalam menggambarkan solidaritas kemanusiaan. Bencana yang menimpa masyarakat Flores tidak dapat dipandang sebagai persoalan yang berdiri sendiri.
“Apa yang dirasakan saudara-saudara kita adalah saudara kita sebangsa, setanah air, dan saudara sekemanusiaan,” katanya.
Karena itu, Melki mengajak masyarakat untuk mengedepankan rasa kemanusiaan di tengah situasi bencana.
“Duka Flores adalah duka NTT dan duka Indonesia. Mari kita rapatkan barisan, ulurkan tangan, dan bersatu memberikan bantuan serta doa terbaik bagi saudara-saudara kita di Flores,” ujarnya.
Ajakan tersebut ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat agar mengambil bagian dalam membantu warga terdampak.
