Kegiatan kunjungan kerja Ny. Asti Laka Lena berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Para kader Posyandu, perangkat desa, dan warga Kusa memenuhi area Posyandu Mesit untuk tatap muka bersama Ketua PKK NTT.
Di sela kegiatan supervisi dan penilaian Posyandu, tawa warga pecah ketika momen penanaman pohon digelar. Meski sederhana, suasana berubah lebih dekat dan penuh kebersamaan—seakan menyatu dalam satu pesan: pemimpin boleh berganti, tetapi kebaikan harus terus hidup.
Bupati Malaka bersama rombongan tampak terharu melihat inisiatif masyarakat. Banyak warga spontan mengatakan bahwa pohon kelapa “SBS” akan menjadi sejarah lokal kecil yang kelak diceritakan kepada anak dan cucu.
Dalam tradisi masyarakat pedesaan, menanam pohon sering menjadi simbol harapan dan doa. Namun di Kusa, pohon ini menjadi lebih dari itu: tanda kasih terhadap seorang pemimpin.
Warga menggantungkan doa, kenangan, dan rasa hormat mereka pada sebuah pohon kelapa mungil yang baru ditanam. Ketika pohon itu tumbuh besar, mereka percaya bahwa cerita kepemimpinan SBS akan ikut tumbuh bersamanya.
