Untuk memastikan target nasional dapat tercapai, ATR/BPN menerapkan strategi percepatan di seluruh provinsi. Beberapa langkah yang kini berjalan antara lain:
1. Optimalisasi Digitalisasi Peta dan Dokumen
Konsolidasi tanah terintegrasi dengan sistem digital seperti KKP, Geoportal ATR/BPN, dan Peta Bidang Tanah elektronik. Penggunaan teknologi drone dan citra satelit mempercepat verifikasi batas dan penataan ulang bidang.
2. Koordinasi Lintas Sektor
Karena konsolidasi tanah kerap terkait proyek infrastruktur, kawasan industri, dan permukiman baru, ATR/BPN menjalin sinkronisasi intensif dengan Kemen PUPR, Kemenhub, Kemendagri, dan pemerintah daerah.
3. Pelibatan Masyarakat
Pendekatan partisipatif menjadi kunci keberhasilan. ATR/BPN memastikan bahwa proses tidak berjalan secara top-down, tetapi disusun bersama masyarakat melalui musyawarah, sosialisasi, dan perumusan desain tata ruang bersama.
4. Model Pembiayaan Campuran
Selain dari APBN, beberapa skema pembiayaan melibatkan dukungan pemerintah daerah, pengembang, hingga konsep land value capture, yakni pemanfaatan kenaikan nilai tanah setelah penataan.
