Menurut Yoseph, longsor di lokasi tersebut sebenarnya sudah terjadi sejak bulan lalu. Namun hingga kini belum ada penanganan yang memadai, sementara hujan yang terus mengguyur membuat kondisi jalan semakin kritis.
“Jalan ini sudah rusak dan amblas sejak bulan lalu, tetapi sampai sekarang belum juga diperbaiki. Hujan pagi ini membuat kerusakannya semakin parah. Kami khawatir akan terjadi kecelakaan jika tidak segera ditangani,” tambahnya.
Kondisi ini menjadi perhatian serius karena ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses penting yang menghubungkan Kabupaten Malaka dan Belu. Jika kerusakan terus dibiarkan di tengah tingginya curah hujan, bukan tidak mungkin badan jalan akan ambruk dan mengakibatkan akses transportasi terputus total.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi teknis terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat, mulai dari pemasangan rambu peringatan hingga perbaikan permanen. Di tengah ancaman cuaca ekstrem, respons cepat dinilai sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di jalur strategis tersebut.
