Dengan demikian, keterbukaan informasi tidak berhenti pada kewajiban administratif badan publik, tetapi menjadi bagian dari pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Jangan Kalah oleh Sensasi
Dalam era media sosial, Melki mengingatkan pemerintah agar tidak kehilangan substansi ketika menghadapi berbagai kontroversi di ruang publik.
Menurut dia, kanal informasi pemerintah harus tetap berjalan dan menjadi salah satu rujukan masyarakat. Hal itu penting karena perkembangan informasi digital membuat masyarakat menghadapi begitu banyak sumber informasi dengan tingkat akurasi yang berbeda-beda.
“Sekecil apa pun respons masyarakat atas informasi, tetapi kanal media informasi pemerintah harus terus berjalan dan menjadi salah satu rujukan, ukuran dan panduan informasi masyarakat,” katanya.
Melki mengakui bahwa sensasi terkadang memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan substansi. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat pemerintah mengabaikan informasi yang faktual.
“Dewasa ini sensasi cenderung lebih besar pengaruhnya daripada substansi, namun bagaimanapun juga kita tidak boleh kehilangan substansi,” ujarnya.
