Keberhasilan program Pacul Tanah Gratis diyakini menjadi tonggak penting dalam mengakselerasi pembangunan pertanian Malaka. Dengan dukungan penuh pemerintah, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat, Malaka berpeluang besar untuk kembali dikenal sebagai lumbung padi di perbatasan Nusa Tenggara Timur.
Dengan meningkatnya lahan yang diolah dari 15 hektar menjadi 50 hektar dalam satu tahun, ke depan program ini diharapkan mampu menjangkau lebih luas dan memberikan dampak signifikan bagi ketahanan pangan, kesejahteraan petani, serta perekonomian daerah.
