Lebih lanjut, warga tersebut menegaskan bahwa masyarakat akan terus menyuarakan persoalan ini apabila tidak ada perhatian serius dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.
“Kalau tidak ada tindak lanjut, kami akan terus bersuara. Kita selalu bicara tentang pemerataan pembangunan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, tapi di sini masyarakat masih menangis di negeri yang sudah merdeka,” tegasnya.
Ia menilai bahwa pembangunan infrastruktur, khususnya akses jalan, merupakan kunci utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau kita berbicara tentang keadilan dan kesejahteraan, maka pembangunan infrastruktur seperti jalan ini harus menjadi prioritas. Kalau akses keluar masuk lancar, masyarakat juga bisa lebih sejahtera,” pungkasnya.
