Oktavianus menyebutkan sejumlah produk lokal yang memiliki potensi untuk dikembangkan, di antaranya keripik pisang, keripik ubi, serta pembuatan jamu.
Menurutnya, produk-produk tersebut perlu mendapatkan perhatian dan promosi yang lebih luas agar masyarakat tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan meningkatkan nilai ekonomi dari hasil produksi lokal.
“Kami juga mendorong UMKM yang ada di Desa Renrua. Produk lokal seperti keripik pisang, keripik ubi, dan jamu perlu dipromosikan supaya lebih dikenal. Kami berharap masyarakat bisa mengembangkan produk-produk lokal ini sehingga memiliki nilai jual dan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga,” katanya.
Ia menambahkan, kemampuan masyarakat dalam mempromosikan produk juga menjadi hal penting. Karena itu, kegiatan publik speaking diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, agar lebih percaya diri dalam memperkenalkan dan memasarkan produk yang mereka hasilkan.
