“Setiap tahun pasti ada anggaran untuk infrastruktur. Kami berharap pemerintah bisa lebih memprioritaskan kebutuhan yang benar-benar dirasakan masyarakat, seperti jalan ini,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, media Reformanews.Com masih berupaya mengkonfirmasi pihak Pemerintah Kabupaten Malaka guna memperoleh keterangan resmi terkait kondisi jalan di Dusun Fohokiik serta rencana penanganannya ke depan.
Kondisi jalan yang rusak parah ini menjadi cerminan nyata tantangan pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya di wilayah pedesaan. Tanpa adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah, dikhawatirkan dampak yang ditimbulkan akan semakin meluas, tidak hanya pada aspek ekonomi, tetapi juga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.
Masyarakat kini hanya bisa berharap agar suara mereka didengar dan segera ditindaklanjuti. Bagi warga Dusun Fohokiik, jalan bukan sekadar akses penghubung, tetapi juga urat nadi kehidupan yang menentukan kelancaran aktivitas dan masa depan mereka.
