<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>transaksi digital Indonesia &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/transaksi-digital-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Fri, 19 Jun 2026 02:11:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>transaksi digital Indonesia &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Transaksi Digital Melonjak 28 Persen, Bank Indonesia Perpanjang Insentif QRIS dan Kartu Kredit hingga Akhir 2026</title>
		<link>https://reformanews.com/ekonomi/transaksi-digital-melonjak-28-persen-bank-indonesia-perpanjang-insentif-qris-dan-kartu-kredit-hingga-akhir-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ReformaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 02:11:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[QRIS 2026]]></category>
		<category><![CDATA[sistem pembayaran Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[transaksi digital Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5978</guid>

					<description><![CDATA[Transaksi Digital Melonjak 28 Persen, Bank Indonesia Perpanjang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Transaksi Digital Melonjak 28 Persen, Bank Indonesia Perpanjang Insentif QRIS dan Kartu Kredit hingga Akhir 2026</p>
<p><strong>JAKARTA, <a href="https://reformanews.com/tag/ekonomi">RFC</a></strong> &#8211; Bank Indonesia memperpanjang berbagai kebijakan insentif sistem pembayaran hingga 31 Desember 2026 guna mendukung percepatan digitalisasi ekonomi nasional dan memperluas inklusi keuangan masyarakat.</p>
<p>Keputusan tersebut diumumkan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17–18 Juni 2026 yang juga memutuskan kenaikan BI-Rate menjadi 5,75 persen.</p>
<p>Meski kebijakan moneter diperketat, Bank Indonesia memastikan kebijakan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>Perpanjangan kebijakan mencakup batas minimum pembayaran kartu kredit sebesar 5 persen dari total tagihan serta denda keterlambatan maksimum 1 persen dari total tagihan dan tidak melebihi Rp100.000.</p>
<p>Selain itu, tarif Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) tetap dipertahankan sebesar Rp1 dari Bank Indonesia kepada bank dan maksimal Rp2.900 dari bank kepada nasabah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
