<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PTSL &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/ptsl/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 22 Sep 2025 13:11:36 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>PTSL &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Suku Boti Jadi Role Model Nasional: Tanah Ulayat Resmi Masuk Program Pendaftaran ATR/BPN</title>
		<link>https://reformanews.com/nasional/suku-boti-jadi-role-model-nasional-tanah-ulayat-resmi-masuk-program-pendaftaran-atr-bpn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ReformaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Sep 2025 13:07:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[hak tanah adat]]></category>
		<category><![CDATA[ILASPP]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Timor Tengah Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[masyarakat hukum adat]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan agraria.]]></category>
		<category><![CDATA[PTSL]]></category>
		<category><![CDATA[Suku Boti]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Ulayat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=2738</guid>

					<description><![CDATA[Timor Tengah Selatan, RFC &#8211; Suku Boti, komunitas...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Timor Tengah Selatan,<a href="https://reformanews.com/tag/nasional"> RFC</a></strong> &#8211; Suku Boti, komunitas adat yang hidup di pedalaman Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi mencatat sejarah baru. Tanah ulayat mereka kini masuk ke dalam agenda Pendaftaran Tanah Ulayat Nasional yang digulirkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Langkah ini menjadikan Suku Boti sebagai role model nasional dalam pengakuan dan perlindungan hak masyarakat hukum adat di Indonesia.</p>
<p>Pada Kamis, 18 September 2025, Kementerian ATR/BPN menggelar Sosialisasi Pengadministrasian dan Pendaftaran Tanah Ulayat di Desa Boti, TTS. Acara tersebut serentak dilaksanakan di tiga kabupaten NTT, yakni Timor Tengah Selatan, Sumba Timur, dan Manggarai Timur. Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi Kementerian ATR/BPN, Deni Santo, menegaskan bahwa program ini adalah bukti keseriusan negara dalam melindungi masyarakat adat.</p>
<p>“Kementerian ATR/BPN sebagai institusi yang mengurus tanah dan ruang harus menjadi motor penggerak dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat hukum adat sesuai amanat konstitusi,” ujar Deni Santo.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>117 Juta Bidang Tanah Telah Berhasil Daftarkan, Menteri AHY Menteri AHY Optimis Program PTSL Capai 120 Juta Bidang Tanah Tahun 2024</title>
		<link>https://reformanews.com/nasional/117-juta-bidang-tanah-telah-berhasil-daftarkan-menteri-ahy-menteri-ahy-optimis-program-ptsl-capai-120-juta-bidang-tanah-tahun-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ReformaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Sep 2024 11:47:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[AHY]]></category>
		<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri AHY]]></category>
		<category><![CDATA[PTSL]]></category>
		<category><![CDATA[sertipikat tanah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=452</guid>

					<description><![CDATA[Seleman &#8211; ReformaNews.Com &#8211; Menteri Agraria dan Tata...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Seleman &#8211; ReformaNews.Com</strong> &#8211; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan sebanyak 117 juta bidang tanah telah berhasil didaftarkan dan menyatakan keyakinannya bahwa tujuan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)(PTSL) tercapai tahun ini.</p>
<p>Hal ini disampaikan usai acara Fun Run KAPTI-Agraria, di Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional Yogyakarta (STPN), Kabupaten Sleman, pada Minggu (09/01/2024).</p>
<p>&#8220;Per hari ini sekitar 117 juta bidang tanah yang telah didaftarkan PTSL secara nasional, dari target kita menyelesaikan sampai dengan akhir tahun 2024 ini 120 juta bidang tanah. Jadi bisa dikalkulasi sudah 97% dari target sampai dengan akhir tahun 2024,” Ungkap AHY.</p>
<p>Menteri ATR/Kepala BPN optimistis target tersebut bisa tercapai dalam tiga bulan ke depan, meski proses pendaftaran tanah tidak selalu mudah dan memerlukan verifikasi menyeluruh. Ia juga mengingatkan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam program PTSL untuk memperoleh kepastian hukum terkait hak atas tanahnya.</p>
<p>“Masyarakat punya kesadaran untuk mengikuti program PTSL tersebut agar masyarakat kita juga semua punya kepastian hukum atas tanah dengan memiliki sertipikat tanah yang asli, termasuk juga Sertipikat Tanah Elektroniknya,” ujar Menteri AHY.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
