<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PendidikanMalaka &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/pendidikanmalaka/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Oct 2026 00:10:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>PendidikanMalaka &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rp3,25 Miliar Revitalisasi SMPN Numponi Belum Tuntas, Kepsek dan Ketua Panitia Wajib Buka Pertanggungjawaban</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-80/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Oct 2026 00:10:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[APBN]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PertanggungjawabanAnggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[SMPNNumponi]]></category>
		<category><![CDATA[Swakelola]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7355</guid>

					<description><![CDATA[Rp3,25 Miliar Revitalisasi SMPN Numponi Belum Tuntas, Kepsek...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rp3,25 Miliar Revitalisasi SMPN Numponi Belum Tuntas, Kepsek dan Ketua Panitia Wajib Buka Pertanggungjawaban</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Program Revitalisasi SMP Negeri Numponi, Kabupaten Malaka, yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp3.257.547.722, hingga kini masih menyisakan sejumlah pekerjaan yang belum tuntas.</p>
<p>Program yang ditujukan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SMP Negeri Numponi. Karena itu, pelaksanaan pekerjaan bukan sekadar berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut keterbukaan mengenai penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban setiap tahapan kegiatan.</p>
<p>Dalam program tersebut, pekerjaan yang direncanakan meliputi pembangunan gedung kantor administrasi, gedung perpustakaan, laboratorium IPA, gedung UKS, dua fasilitas toilet/WC siswa, enam Ruang Kelas Baru (RKB), serta Rumah Dinas Guru (RDG).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Struktur Penahan Gedung SMPN Numponi Diduga Dibangun di Atas Permukaan Tanah</title>
		<link>https://reformanews.com/hukum-kriminal/https-reformanews-com-tag-hukum-kriminal-97/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Oct 2026 01:24:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[AnggaranNegara]]></category>
		<category><![CDATA[FondasiBangunan]]></category>
		<category><![CDATA[PembangunanSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PengawasanPembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[TembokPenahan]]></category>
		<category><![CDATA[TransparansiAnggaran]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7345</guid>

					<description><![CDATA[Struktur Penahan Gedung SMPN Numponi Diduga Dibangun di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Struktur Penahan Gedung SMPN Numponi Diduga Dibangun di Atas Permukaan Tanah</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Struktur penahan longsor pada pembangunan revitalisasi SMP Negeri Numponi, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, diduga dibangun di atas permukaan tanah tanpa fondasi yang memadai. Dugaan tersebut mencuat setelah bagian struktur penahan di belakang gedung sekolah ditemukan roboh dan bergeser dari posisi semula.</p>
<p>Pantauan Tim Media Selasa (6/10/2026), menemukan struktur penahan di bagian belakang sekolah berada sangat dekat dengan bangunan ruang kelas. Pada bagian belakang dua ruangan toilet, struktur penahan terlihat roboh dengan posisi bergeser cukup jauh.</p>
<p>Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan serius mengenai metode dan kualitas pekerjaan, terutama terkait kedalaman serta konstruksi fondasi struktur penahan.</p>
<p>Seorang warga setempat berinisial L.A. mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan tersebut. Menurutnya, tembok penahan longsor di bagian belakang sekolah diduga tidak dibangun dengan penggalian fondasi yang memadai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Guru Sedunia, SMAN Halioan Gelar Upacara Bendera di Halaman Sekolah</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-78/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 05 Oct 2026 01:33:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DesaBarene]]></category>
		<category><![CDATA[GenerasiMudaMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[GuruInspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[GuruMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[HariGuru]]></category>
		<category><![CDATA[HariGuruSedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Malakatengah]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanNTT]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahPenggerak]]></category>
		<category><![CDATA[SMANHalioan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7335</guid>

					<description><![CDATA[Peringati Hari Guru Sedunia, SMAN Halioan Gelar Upacara...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Peringati Hari Guru Sedunia, SMAN Halioan Gelar Upacara Bendera di Halaman Sekolah</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Memperingati Hari Guru Sedunia, SMA Negeri Halioan, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menggelar upacara bendera di halaman sekolah, Senin (5/10/2026).</p>
<p>Upacara tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh para guru, tenaga kependidikan serta para siswa-siswi SMAN Halioan. Momentum ini menjadi bagian penting untuk mengenang sekaligus memberikan penghargaan terhadap dedikasi para guru dalam mencerdaskan generasi bangsa.</p>
<p>Kepala SMAN Halioan, Sisilia Simande Mea, S.Pd, menyampaikan bahwa peringatan Hari Guru Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengingat besarnya peran guru dalam membentuk karakter dan masa depan peserta didik.</p>
<p>Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pendidikan, keteladanan dan pendampingan kepada siswa agar mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, disiplin serta rasa tanggung jawab.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-81 PMI Jadi Momentum Kepedulian, Dr. Oktelin Bantu 30 Meja dan 30 Kursi untuk SDK Hanono Boas</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-73/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Sep 2026 06:06:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BantuanPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BersamaUntukSesama]]></category>
		<category><![CDATA[HUTPMIKe81]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaTimur]]></category>
		<category><![CDATA[PeduliPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PMIMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PMIMalakaPeduli]]></category>
		<category><![CDATA[PMIPeduli]]></category>
		<category><![CDATA[PMIUntukKemanusiaan]]></category>
		<category><![CDATA[SDKHanonoBoas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7183</guid>

					<description><![CDATA[HUT ke-81 PMI Jadi Momentum Kepedulian, Dr. Oktelin...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HUT ke-81 PMI Jadi Momentum Kepedulian, Dr. Oktelin Bantu 30 Meja dan 30 Kursi untuk SDK Hanono Boas</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Malaka diisi dengan aksi nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan. Ketua PMI Kabupaten Malaka, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, MM., FISQua, menyerahkan bantuan berupa 30 meja dan 30 kursi kepada SDK Hanono Boas, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Kamis, 17/9/2026.</p>
<p>Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung di SDK Hanono Boas dan diharapkan dapat membantu mencukupi kebutuhan sarana belajar bagi para siswa, sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung lebih nyaman dan layak.</p>
<p>Dr. Oktelin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian yang dihimpun dari berbagai pihak dan disalurkan melalui PMI Kabupaten Malaka.</p>
<p>“Bantuan ini merupakan donasi dari semua pihak melalui PMI,” ujar dr. Oktelin.</p>
<p>Menurutnya, semangat kemanusiaan tidak hanya diwujudkan dalam penanganan bencana, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ITAKANRAI Desak SPPG Umalawain Ditutup Total Usai Siswa SDK Kabukalaran Diduga Keracunan MBG</title>
		<link>https://reformanews.com/hukum-kriminal/https-reformanews-com-tag-hukum-kriminal-83/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Sep 2026 12:18:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[DugaanKeracunan]]></category>
		<category><![CDATA[ITAKANRAI]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[KeamananPangan]]></category>
		<category><![CDATA[KesehatanAnak]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[MakanBergiziGratis]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[SDKKabukalaran]]></category>
		<category><![CDATA[SiswaSekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7176</guid>

					<description><![CDATA[ITAKANRAI Desak SPPG Umalawain Ditutup Total Usai Siswa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ITAKANRAI Desak SPPG Umalawain Ditutup Total Usai Siswa SDK Kabukalaran Diduga Keracunan MBG</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> – Ikatan Mahasiswa Kanokar Liurai Malaka (ITAKANRAI) Kupang mendesak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umalawain yang bertanggung jawab atas distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) ke SDK Kabukalaran, Kecamatan Weliman,Kabupaten Malaka, agar ditutup total untuk sementara waktu menyusul dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa setelah menyantap makanan MBG.</p>
<p>Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 10 September 2026. Sejumlah siswa SDK Kabukalaran, Desa Lakulo, Kecamatan Weliman, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah mengonsumsi makanan MBG. Keluhan yang diberitakan antara lain sakit perut dan muntah-muntah.</p>
<p>Sebagian siswa mendapatkan penanganan di Puskesmas Weliman, sementara beberapa lainnya dirujuk ke RSUPP Betun untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Ketua ITAKANRAI Kupang Jery Nana Kepada Media ini Rabu,16/9/2926 menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan siswa harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SBS-HMS Benahi Dapodik, Melkianus Klau: Ini Terobosan Besar untuk Pendidikan Malaka</title>
		<link>https://reformanews.com/hukum-kriminal/https-reformanews-com-tag-hukum-kriminal-80/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 13:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[Dapodik]]></category>
		<category><![CDATA[DataPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[KepalaSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaBangkit]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[OperatorSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[PemkabMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanNTT]]></category>
		<category><![CDATA[SBSHMS]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahMalaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7132</guid>

					<description><![CDATA[SBS-HMS Benahi Dapodik, Melkianus Klau: Ini Terobosan Besar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SBS-HMS Benahi Dapodik, Melkianus Klau: Ini Terobosan Besar untuk Pendidikan Malaka</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Langkah Pemerintah Kabupaten Malaka membenahi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) mendapat apresiasi. Di bawah kepemimpinan Bupati dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dan Wakil Bupati Henri Melki Simu (HMS), para kepala sekolah dan operator sekolah dihadirkan untuk duduk bersama, memeriksa sekaligus membenahi data pendidikan yang selama ini menjadi dasar penting dalam perencanaan pembangunan sekolah.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Malaka tersebut telah berjalan selama tiga hari. Langkah ini dinilai menjadi terobosan karena pemerintah tidak hanya meminta laporan dari sekolah, tetapi membuka ruang untuk melihat secara lebih jelas kondisi dan kebutuhan sekolah melalui data yang akurat.</p>
<p>Melkianus Klau, yang ditemui media ini pada Senin, 14 September 2026, di sela-sela kegiatan, menyampaikan apresiasi terhadap langkah SBS-HMS tersebut. Menurutnya, pembenahan Dapodik bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi menjadi pintu masuk untuk memperjuangkan berbagai kebutuhan sekolah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HMS Genjot Data Sekolah, Kekurangan Sarpras Dibedah untuk Cari Solusi</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-72/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Sep 2026 02:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DataPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[HMS]]></category>
		<category><![CDATA[KepalaSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[OperatorSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[PembangunanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PemkabMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PengawasSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SarprasSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SBSHMS]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[WakilbupatiMalaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7124</guid>

					<description><![CDATA[HMS Genjot Data Sekolah, Kekurangan Sarpras Dibedah untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>HMS Genjot Data Sekolah, Kekurangan Sarpras Dibedah untuk Cari Solusi</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Pemerintah Kabupaten Malaka terus menggenjot pembenahan sektor pendidikan melalui pendataan langsung terhadap kondisi sarana dan prasarana sekolah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan berbagai kekurangan di sekolah dapat diketahui secara jelas dan dicarikan solusi secara bertahap.</p>
<p>Upaya tersebut dipimpin Wakil Bupati Malaka, Henri Melki Simu (HMS), dengan menghadirkan para pengawas sekolah, kepala sekolah, serta operator sekolah jenjang SD dan SMP dalam pertemuan di Rumah Jabatan Wakil Bupati Malaka, Senin (14/9/2026).</p>
<p>Pertemuan tersebut menjadi pertemuan ketiga yang dilakukan pemerintah bersama para pemangku kepentingan pendidikan. Forum ini menjadi ruang untuk menggali data dan kondisi riil di sekolah, mulai dari kebutuhan sarana hingga prasarana yang masih mengalami kekurangan.</p>
<p>Pendataan tersebut dinilai penting agar kebijakan pembangunan tidak hanya berdasarkan laporan di atas kertas, tetapi benar-benar berangkat dari kebutuhan sekolah di lapangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gereja Peduli Pendidikan, Romo Yonathas Nahak Bantu Kelompok Tenun Siswi SMAN Halioan</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-68/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Sep 2026 02:37:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DekenatMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[GerejaPeduliPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[KelompokTenunSiswa]]></category>
		<category><![CDATA[ParokiLeonAsWekmidar]]></category>
		<category><![CDATA[PelestarianBudaya]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[RomoYonatasNahak]]></category>
		<category><![CDATA[SMANHalioan]]></category>
		<category><![CDATA[TenunIkatMalaka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7066</guid>

					<description><![CDATA[Gereja Peduli Pendidikan, Romo Yonathas Nahak Bantu Kelompok...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Gereja Peduli Pendidikan, Romo Yonathas Nahak Bantu Kelompok Tenun Siswi SMAN Halioan</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> – Gereja tidak hanya hadir di tengah umat dalam kehidupan rohani, tetapi juga mengambil bagian dalam membangun masa depan generasi muda melalui dunia pendidikan.</p>
<p>Pesan itu tampak nyata dalam kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD) SMA Negeri Halioan, Senin, 7 September 2026. Di tengah kegiatan pembinaan kepemimpinan para siswa, Romo Yonathas Nahak, PR., Pastor Paroki Santo Dominikus Leon As Wekmidar, Dekenat Malaka, menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang kepada kelompok tenun siswi SMA Negeri Halioan.</p>
<p>Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan konkret Gereja terhadap kreativitas dan kemandirian siswa. Dana itu akan dimanfaatkan sebagai modal awal untuk mempersiapkan kelompok tenun yang digagas para siswi SMAN Halioan.</p>
<p>Langkah tersebut bukan sekadar pemberian bantuan berupa uang. Di baliknya terdapat pesan yang lebih besar: Gereja ingin berjalan bersama generasi muda, mendampingi mereka bukan hanya dalam pembentukan iman, tetapi juga dalam pendidikan, keterampilan, karakter dan kemandirian.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Bulan Tanpa Kepala Sekolah, Dana BOS SDK Hanono Belum Cair, Guru Honorer Merana</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-63/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:42:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[BOSBelumCair]]></category>
		<category><![CDATA[DanaBOS]]></category>
		<category><![CDATA[DinasPendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[GuruHonorer]]></category>
		<category><![CDATA[GuruHonorerMerana]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[KepalaSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaTimur]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PltKepalaSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[SDKHanono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7008</guid>

					<description><![CDATA[Dua Bulan Tanpa Kepala Sekolah, Dana BOS SDK...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dua Bulan Tanpa Kepala Sekolah, Dana BOS SDK Hanono Belum Cair, Guru Honorer Merana</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #000080">ReformaNews.com</span> — Aktivitas pelayanan pendidikan di SDK Hanono, Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), disebut belum berjalan efektif setelah sekolah tersebut selama dua bulan tidak memiliki kepala sekolah.</p>
<p>Kondisi itu terjadi setelah kepala sekolah sebelumnya meninggal dunia. Hingga Kamis, 3 September 2026, belum ada penunjukan Pelaksana Tugas (Plt.) kepala sekolah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka.</p>
<p>Akibat belum adanya kepala sekolah, sejumlah urusan administrasi sekolah disebut ikut terkendala. Salah satunya pengurusan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap I dan tahap II yang hingga kini belum diselesaikan.</p>
<p>Dampaknya, sembilan guru honorer di SDK Hanono mengaku sudah dua bulan belum menerima hak mereka. Meski demikian, para guru honorer tetap menjalankan tugas mengajar seperti biasa.</p>
<p>Saat ditemui di sekolah, Kamis (3/9/2026), salah satu guru honorer, Dionesia Un, mengungkapkan bahwa sejak kepala sekolah meninggal dunia, dirinya bersama guru honorer lainnya belum menerima hak mereka selama dua bulan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Breaking News: Siswa SDK Hanono Malaka Timur Belajar Berdiri, Menulis di Lantai karena Kekurangan Meja dan Kursi</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-62/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 01:34:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[FasilitasPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaTimur]]></category>
		<category><![CDATA[MejaDanKursiSekolah]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[SDKHanono]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahKekuranganFasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[SiswaBelajar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=7005</guid>

					<description><![CDATA[Breaking News: Siswa SDK Hanono Malaka Timur Belajar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Breaking News: Siswa SDK Hanono Malaka Timur Belajar Berdiri, Menulis di Lantai karena Kekurangan Meja dan Kursi</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Kondisi memprihatinkan terjadi di SDK Hanono,Desa Dirma Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka. Sejumlah siswa terpaksa belajar sambil berdiri bahkan menulis di lantai karena sekolah tersebut kekurangan meja dan kursi.</p>
<p>Pantauan media ini, Kamis (3/9/2026), terlihat sejumlah siswa harus berdiri saat mengikuti proses pembelajaran. Sebagian siswa lainnya terpaksa menulis dan mengerjakan tugas di lantai karena tidak mendapatkan fasilitas meja dan kursi yang memadai.</p>
<p>Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar berlangsung dalam keterbatasan. Siswa yang seharusnya mengikuti pelajaran dengan nyaman justru harus menyesuaikan diri dengan kondisi fasilitas yang tersedia.</p>
<p>Salah satu guru Servasius yang ditemui media ini di sekolah tersebut membenarkan adanya kekurangan meja dan kursi bagi siswa.</p>
<p>“Untuk meja dan bangku, kelas 1 ada 20 dan kelas 3 ada 20. Yang belum ada, kadang duduk tiga orang satu bangku. Kalau sudah capek, mereka berdiri,” ujar Servasius.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Relima dan Pemerhati Pendidikan NTT Bagikan Buku Bacaan kepada Siswa SDI Motadikin</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-60/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Aug 2026 08:26:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AnakMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[BudayaMembaca]]></category>
		<category><![CDATA[BukuUntukAnak]]></category>
		<category><![CDATA[DesaFahiluka]]></category>
		<category><![CDATA[GerakanLiterasi]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[LiterasiMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[LiterasiUntukMasaDepan]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaMembaca]]></category>
		<category><![CDATA[Malakatengah]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PemerhatiPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanUntukSemua]]></category>
		<category><![CDATA[RelawanLiterasi]]></category>
		<category><![CDATA[RelimaMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[SDIMotadikin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=6912</guid>

					<description><![CDATA[Relima dan Pemerhati Pendidikan NTT Bagikan Buku Bacaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Relima dan Pemerhati Pendidikan NTT Bagikan Buku Bacaan kepada Siswa SDI Motadikin</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> — Semangat menumbuhkan budaya literasi di kalangan pelajar terus digaungkan di Kabupaten Malaka. Kali ini, Relima (Relawan Literasi Masyarakat) Kabupaten Malaka, Kristoforus Benyamin Fahik Bere, S.I.Kom, bersama Pemerhati Pendidikan NTT di Kabupaten Malaka, Alfons Yanorius Molo, S.H., hadir membawa kepedulian melalui pembagian buku bacaan kepada siswa-siswi SDI Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka.Jumat 21/8/2026.</p>
<p>Sebanyak satu dos buku bacaan dibagikan kepada para siswa sebagai bagian dari upaya sederhana namun bermakna untuk menanamkan kecintaan terhadap membaca sejak usia sekolah.<br />
Buku-buku tersebut diharapkan tidak hanya menjadi koleksi di sekolah, tetapi juga menjadi jendela pengetahuan bagi anak-anak ketika berada di rumah.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kristoforus dan Alfons mengajak para siswa agar memanfaatkan waktu luang di rumah dengan kegiatan yang positif, salah satunya membaca buku.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepedulian Kepala Desa Oenaek Jaga Asa Pendidikan, Kepsek dan Guru Sampaikan Apresiasi</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-54/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 09:55:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DesaOenaek]]></category>
		<category><![CDATA[GotongRoyongMembangunDesa]]></category>
		<category><![CDATA[GuruDanSiswa]]></category>
		<category><![CDATA[HarapanPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[HildigardisModok]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[KadesOenaek]]></category>
		<category><![CDATA[KecamatanLaenmanen]]></category>
		<category><![CDATA[KepedulianDesaUntukPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PerjuanganPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SMPNOenaek]]></category>
		<category><![CDATA[YuvensiusUn]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=6595</guid>

					<description><![CDATA[Kepedulian Kepala Desa Oenaek Jaga Asa Pendidikan, Kepsek...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepedulian Kepala Desa Oenaek Jaga Asa Pendidikan, Kepsek dan Guru Sampaikan Apresiasi</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">ReformaNews.com</span> – Di balik bangunan sederhana yang berdinding bebak dan beratapkan seng, harapan anak-anak untuk menggapai masa depan tetap menyala. Bangunan darurat di SMP Negeri Oenaek, Desa Oenaek, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, hingga kini masih menjadi tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar (KBM). Bangunan itu lahir dari kepedulian Pemerintah Desa Oenaek bersama masyarakat dan orang tua murid yang bergotong royong agar pendidikan tidak berhenti di tengah keterbatasan.</p>
<p>Saat ditemui ReformaNews.com di SMP Negeri Oenaek pada Sabtu (1/8/2026), Kepala SMP Negeri Oenaek, Hildigardis Modok, bersama para guru menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Desa Oenaek, Yuvensius Un, atas dukungan nyata dalam membangun ruang belajar sementara yang hingga kini masih digunakan para siswa.</p>
<p>&#8220;Kami sangat mengapresiasi Bapak Kepala Desa Oenaek yang sejak awal memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan ruang belajar sementara ini. Seng, dinding, dan berbagai kebutuhan pembangunan dipenuhi atas dukungan beliau. Bersama masyarakat dan orang tua murid, mereka bahu-membahu sehingga bangunan ini bisa berdiri dan sampai hari ini masih kami gunakan untuk kegiatan belajar mengajar,&#8221; ujar Hildigardis Modok.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Babak Baru Dugaan Pemalsuan Dokumen BOS SDK Manumuti, Muncul Nama Anak Kepala Sekolah sebagai Penjaga Sekolah yang Dipertanyakan Guru</title>
		<link>https://reformanews.com/hukum-kriminal/https-reformanews-com-tag-hukum-kriminal-62/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2026 02:20:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaNTT]]></category>
		<category><![CDATA[BOS2026]]></category>
		<category><![CDATA[DanaBOS]]></category>
		<category><![CDATA[DinasPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[DugaanPemalsuan]]></category>
		<category><![CDATA[DugaanTandaTanganPalsu]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PemalsuanDokumen]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PenegakanHukum]]></category>
		<category><![CDATA[SDKManumuti]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahDasar]]></category>
		<category><![CDATA[TransparansiBOS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=6458</guid>

					<description><![CDATA[Babak Baru Dugaan Pemalsuan Dokumen BOS SDK Manumuti,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Babak Baru Dugaan Pemalsuan Dokumen BOS SDK Manumuti, Muncul Nama Anak Kepala Sekolah sebagai Penjaga Sekolah yang Dipertanyakan Guru</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Dugaan pemalsuan dokumen dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SDK Manumuti, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, terus bergulir. Setelah sebelumnya sejumlah guru mengaku tanda tangan mereka diduga dicatut dalam dokumen rapat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) Tahun Anggaran 2026, kini muncul fakta baru yang kembali memantik tanda tanya. Dalam dokumen resmi pengelolaan BOS, tercantum nama yang disebut-sebut sebagai anak Kepala Sekolah dengan jabatan penjaga sekolah, padahal menurut sejumlah guru, yang bersangkutan tidak pernah menjalankan tugas tersebut.</p>
<p>Dokumen daftar hadir yang diperoleh Reformanews.com menunjukkan kegiatan Pembentukan Tim Manajemen BOS SD Katolik Manumuti dan Pembahasan Penyusunan RKAS Dana BOS Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan pada Sabtu, 25 April 2026, di Ruang Guru SDK Manumuti.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kepsek SMPN Forekmodok Apresiasi Gerakan Literasi Evi Seran, Soroti Kebutuhan Mendesak Gedung Sekolah</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-37/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jun 2026 11:00:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BangunSekolahBangunMasaDepan]]></category>
		<category><![CDATA[BukuUntukAnakBangsa]]></category>
		<category><![CDATA[EviSeran]]></category>
		<category><![CDATA[ForumLiterasiMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[ForumTamanBaca]]></category>
		<category><![CDATA[KerjaNyataUntukPendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaCerdas]]></category>
		<category><![CDATA[MinatBaca]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanPelosok]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahNegeri]]></category>
		<category><![CDATA[SMPNForekmodok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=6011</guid>

					<description><![CDATA[Kepsek SMPN Forekmodok Apresiasi Gerakan Literasi Evi Seran,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kepsek SMPN Forekmodok Apresiasi Gerakan Literasi Evi Seran, Soroti Kebutuhan Mendesak Gedung Sekolah</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Langkah nyata dalam membangun budaya literasi kembali mendapat apresiasi. Kepala SMP Negeri Forekmodok, Jef Nahak, menyampaikan penghargaan kepada Ketua PKBM Lurumutin Kabupaten Malaka sekaligus Ketua Forum Literasi Taman Baca Kabupaten Malaka dan anggota DPRD Malaka dari Fraksi PSI, Maria Deviana R. Seran, atas kegiatan literasi yang digelar di sekolahnya pada Jumat (19/6/2026).</p>
<p>Bagi Jef Nahak, kegiatan yang dilakukan hari ini bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan awal yang baik dalam menanamkan budaya membaca di lingkungan sekolah yang selama ini belum pernah disentuh kegiatan serupa.</p>
<p>“Hari ini kami sangat mengapresiasi Ibu Evi Seran bersama Forum Literasi Taman Baca yang sudah hadir di sekolah kami. Ini menjadi langkah awal yang sangat baik, karena kegiatan seperti ini belum pernah dilakukan siapa pun di sekolah kami,” ungkap Jef Nahak.</p>
<p>Menurutnya, ilmu yang diperoleh dari sosialisasi hari ini sangat penting, bukan hanya bagi siswa-siswi, tetapi juga bagi para guru. Sebab literasi adalah akar dari pendidikan; ketika akar itu kuat, maka pohon ilmu akan tumbuh kokoh.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
