<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pembangunan desa terhambat &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/pembangunan-desa-terhambat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 19 Jan 2026 00:20:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>pembangunan desa terhambat &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dana Desa Turun Drastis, Kades Kateri: Kami Dilatih Menjadi Desa Mandiri Berita Mendalam</title>
		<link>https://reformanews.com/berita/dana-desa-turun-drastis-kades-kateri-kami-dilatih-menjadi-desa-mandiri-berita-mendalam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ReformaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 00:16:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[dampak penurunan dana desa]]></category>
		<category><![CDATA[dana desa]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[kepala desa Kateri]]></category>
		<category><![CDATA[pembangunan desa terhambat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=3213</guid>

					<description><![CDATA[Dana Desa Turun Drastis, Kades Kateri: Kami Dilatih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dana Desa Turun Drastis, Kades Kateri: Kami Dilatih Menjadi Desa Mandiri<br />
Berita Mendalam</p>
<p><strong>Malaka, <a href="https://reformanews.com/tag/berita/">RFC</a></strong> &#8211; Kabar kurang menggembirakan menyelimuti desa-desa di Kabupaten Malaka. Pada tahun anggaran 2026, alokasi Dana Desa (DD) mengalami penurunan signifikan. Jika pada tahun-tahun sebelumnya setiap desa menerima dana berkisar Rp600 juta hingga Rp1 miliar, kini jumlah itu merosot tajam, hanya berada di kisaran Rp200 juta hingga Rp500 juta per desa.</p>
<p>Pemangkasan anggaran ini langsung berdampak pada sektor yang selama ini menjadi tulang punggung pembangunan desa, yakni infrastruktur.</p>
<p>Sejumlah program fisik yang telah direncanakan sejak pertengahan 2025, mulai dari pembangunan jalan lingkungan, drainase, hingga fasilitas pendukung ekonomi desa, terpaksa dibatalkan atau ditunda tanpa kepastian akibat keterbatasan anggaran.</p>
<p>Berkurangnya pagu Dana Desa membuat pemerintah desa di Malaka dipaksa melakukan penyesuaian besar-besaran terhadap perencanaan pembangunan. Dari desa yang sebelumnya relatif leluasa membiayai pembangunan fisik, kini beralih pada pola prioritisasi ketat dan penghematan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
