<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PAUD &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/paud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Thu, 07 May 2026 14:02:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>PAUD &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>“26 Tahun Menyalakan Harapan”: YKPA–ChildFund Internasional di Indonesia Tinggalkan Jejak Pendampingan Anak dan PAUD di Malaka</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-24/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 14:02:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[ChildFund Internasional di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[YKPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5438</guid>

					<description><![CDATA[“26 Tahun Menyalakan Harapan”: YKPA–ChildFund Internasional di Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“26 Tahun Menyalakan Harapan”: YKPA–ChildFund Internasional di Indonesia Tinggalkan Jejak Pendampingan Anak dan PAUD di Malaka</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Tidak semua pengabdian lahir dari sorotan besar. Ada yang tumbuh perlahan di desa-desa, menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat, lalu meninggalkan jejak panjang yang terus dikenang. Itulah perjalanan Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) bersama ChildFund Internasional di Indonesia yang secara resmi menutup program pendampingan mereka di Aula Susteran Betun, Kamis (7/5/2026).</p>
<p>Selama 26 tahun, program tersebut hadir mendampingi masyarakat di enam desa dampingan utama, yakni Desa Wehali, Kamanasa, Harekakae, Litamali, Lakekun, dan Lakekun Utara, Kabupaten Malaka. Namun dampaknya tidak berhenti di sana. Program pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga meluas hingga beberapa wilayah lain seperti Uarau dan Kateri.</p>
<p>Dari desa ke desa, program itu bertumbuh bukan sekadar menghadirkan kegiatan fisik, tetapi juga menyentuh sisi nonfisik masyarakat—mulai dari pendidikan anak usia dini, pengasuhan keluarga, perlindungan anak, hingga pembentukan karakter generasi masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris!Buah Salak Berulat di PAUD Pelita Jaya Naimana, Program MBG Malaka Bikin Publik Kecewa</title>
		<link>https://reformanews.com/kesehatan/https-reformanews-com-tag-kesehatan-3/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Mar 2026 23:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[GiziAnak]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[MBG]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[PelitaJaya]]></category>
		<category><![CDATA[ProbowoSubianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=3958</guid>

					<description><![CDATA[Miris!Buah Salak Berulat di PAUD Pelita Jaya Naimana,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Miris!Buah Salak Berulat di PAUD Pelita Jaya Naimana, Program MBG Malaka Bikin Publik Kecewa</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">RFC</span> – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Probowo Subianto memang dirancang untuk memberikan dampak positif yang signifikan, seperti meningkatkan gizi anak sekolah, menurunkan angka stunting, dan mendukung prestasi belajar. Program ini dijalankan oleh Badan Gizi Nasional dan menargetkan anak-anak dari tingkat PAUD.</p>
<p>Namun, fakta di lapangan berbeda. Berdasarkan laporan AstaNTT.com, ditemukan buah salak busuk dan berulat di PAUD Pelita Jaya, Desa Naimana, pada 25 Februari 2026. Guru-guru segera menahan anak-anak agar tidak mengonsumsi buah tersebut. “Hidangan MBG yang ditunggu anak-anak berubah menjadi kekecewaan karena salak dalam kondisi busuk dan penuh ulat,” tulis AstaNTT.com.</p>
<p>Ino Nahak, petugas Dapur IV Desa Naimana, membenarkan temuan ini dan memastikan buah berulat langsung diganti dengan yang layak konsumsi. Seorang anggota DPRD yang dikonfirmasi media juga mengakui kejadian tersebut, namun menegaskan dapur dimiliki oleh anaknya yang bergelar dokter, sehingga ia tidak terlibat langsung.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
